Misalnya, terdapat penelitian yang menyatakan bila nenek moyang dari burung yang kita kenal saat ini adalah dinosaurus. Tetapi
evolusi tersebut juga dianggap menjadi penyelamat umat manusia.
Mengapa? Sebab, beberapa nenek moyang dari beberapa hewan buas yang ada
saat ini dapat mengancam kelangsungan hidup manusia. Beberapa diketahui
berukuran berkali kali lipat lebih besar dari predator paling berbahaya
saat ini seperti beruang.
Berikut adalah 5 Hewan Buas Purba Yang Punah Akibat Evolusi :
1. Deinosuchus
Jika Anda berpendapat
buaya dan aligator adalah dua pemangsa berukuran raksasa, ada baiknya
pemangsa purba yang satu ini telah punah. Deinosuchus adalah kerabat
dekat dari buaya dan aligator yang mempunyai ukuran jauh lebih besar
dari dua spesies reptil modern tersebut. Ukuran rata rata dari buaya saat ini adalah 4 sampai 6 meter saja.
Sementara, Deinosuchus
dewasa dapat mencapai panjang 12 meter lebih! Dengan ukuran sebesar itu,
tidak salah bila pemangsa perairan ini menjadikan dinosaurus sebagai
makanan hariannya. Ilmuwan
yakin Deinosuchus mempunyai pola berburu mirip dengan buaya. Kedua
spesies beda generasi tersebut lebih senang berdiam di tepi sungai
sambil berkamuflase sebagai batang pohon mati. Saat mangsanya mulai
mendekat, Deinosuchus akan langsung menyergapnya dan menyeretnya ke
dalam sungai.( Baca Juga 7 Jenis Buaya Purba )
2. Smilodons
Apabila Anda pernah
menontong film francise Ice Age pasti familiar dengan pemangsa buas yang
satu ini. Ya, Smilodons terlihat seperti sejenis kucing besar purba
yang dikenal dengan sebutan Saber Toothed Tiger atau harimau gigi
pedang. Mirip dengan Diego di film Ice Age, Smilodons adalah karnivora pemakan daging yang kerap memangsa Mammoth atau gajah purba.Kedua spesies tersebut memang menjadi hewan penguasa zaman es. Yang lebih mengerikan, Smilodons juga diketahui suka berburu dalam kawanan untuk meningkatkan peluang keberhasilan.
Dengan ukuran sebesar
singa dan gigi taring tajam sepanjang beberapa inci, tentu saja bertemu
dengan kawanan ini di dunia modern akan sangat berbahaya. Uniknya,
penelitian menunjukkan Smilodons tidak termasuk dalam spesies kucing
besar seperti singa dan harimau. Pemangsa purba ini ternyata masuk dalam
jajaran hewan berkantung atau marsupial. Sehingga, Smilodons lebih
dekat kekerabatannya dengan golongan kanguru atau koala ketimbang
harimau.
3. Megalania
Reptil buas purba yang
puluhan juta tahun yang lalu menjadi penghuni daratan Australia ini
diklaim sebagai kadal terbesar yang pernah ada. Megalania sendiri
diyakini sebagai salah satu nenek moyang dari kadal monitor dan naga
Komodo. Jika
Komodo dapat tumbuh hingga panjang 3 meter dan berat 70 kilogram,
Megalania jauh lebih menakutkan lagi. Sebab, spesies kadal yang punah
sekitar 35.000 tahun yang lalu ini dapat mencapai ukuran panjang dan
berat dua kali lipat seekor komodo! Ilmuwan juga yakin bila penduduk Aborigin pertama yang mendiami Australia menjadi saksi keberadaan Megalania.
4. Megaladon
Megaladon diketahui
sebagai salah satu pemangsa air asin terbesar yang pernah mendiami bumi.
Nenek moyang dari hiu ini menjadi penguasa lautan sekitar 28 hingga 1,5
juta tahun yang lalu. Hiu
purba tersebut terlihat mirip dengan hiu putih raksasa modern yang
memiliki panjang maksimal 8 meter. Namun, ukuran Megaladon tidak sekecil
itu, hiu ini mempunyai panjang maksimal mulai dari 14 hingga 18 meter
dengan bobot perkiraan melebihi empat ton.
Data lebih rinci dari
Megaladon sendiri saat ini masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan,
sebab kebanyakan fosil yang ditemukan hanya bagian giginya saja.
Tetapi, hanya dengan melihat giginya sudah terbayang betapa
menakutkannya Megaladon. Mengingat, salah satu fosil gigi yang ditemukan
tercatat sepanjang 18 sentimeter! ( Baca Juga 10 Jenis Ikan Hiu Paling Besar Di Dunia ).
5. Andrewsarchus
Fosil dari pemangsa
purba ini, Andrewsarchus, pertama kali ditemukan pada tahun 1923 oleh
Kan Chuen Pao di gurun Gobi sekitar daerah Mongolia. Pemangsa purba yang
dinyatakan hidup pada masa 45 sampai 36 juta tahun yang lalu itu
diklaim sebagai mesin pembunuh yang sangat efisien dengan mengandalkan
tubuh langsing mirip serigala dan rahang raksasanya. Melihat
dari ukuran tengkorak yang berhasil ditemukan, ukuran rata rata dari
Andrewsarchus adalah dua kali lebih besar ketimbang beruang Grizzly yang
mendiami daerah Amerika Utara.
Ukuran tengkorak yang
besar juga dianggap sebagai tanda bila Andrewsarchus mempunyai otak yang
lumayan besar. Alhasil, Andrewsarchus diprediksi sebagai pemangsa yang
buas dan juga pintar. Anehnya,
ilmuwan berpendapat jika Andrewsarchus adalah nenek moyang dari kambing
dan domba yang ada saat ini. Hal tersebut tak lepas dari sedikitnya
fosil yang ditemukan. Namun, bukan hal yang mustahil apabila evolusi
telah merubah hewan pemangsa utama ini menjadi hewan herbivora yang
dikonsumsi manusia sehari hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar